Para pengguna Yamaha Scorpio acap kali dikeluhkan oleh monoshock yang semakin ambles. Buritan motor terlihat makin turun (ambles bles), terlebih saat dibawa berboncengan. Inti permasalahan adalah pada monoshock nya yang terlalu empuk dan mudah ambles per-nya. Untuk mengganti Monoshock-nya relatif mahal dan lambat laun akan kembali ambles.
Ada solusi simpel untuk membuat buritan Scorpio kembali tinggi/nungging, yaitu dengan mengganti/memodifikasi Condrod (CR - Rod Connecting) dan/atau Arm Relay (AR). Kedua part ini yang disebut monocross oleh Yamaha.
See picture: Connecting Rod (Pic no.20), Arm Relay (Pic no.13), Collar (Pic 23 dan 16)
Arm Relay (AR), bentuknya seperti segitiga, sedangkan Conrod (CR) bentuknya seperti angka 8 atau kacamata. Modifikasi yang dilakukan adalah memperpendek panjang Conrod, serta menggeser lubang dudukan monoshok pada arm relay. Tujuannya adalah agar posisi monoshock lebih terdorong ke atas, sehingga buritan jadi lebih tinggi.

Yamaha Scorpio Mono Cross
Produk aftermarket (variasi)
Saat ini banyak dijual produk aftermarket (variasi) yang menjual AR dan CR dengan berbagai versi. Ada yang tingginya sedang dan ada juga yang terlihat sangat nungging. Tinggal memilih sesuai keinginan pengguna.
Tips memilih produk aftermarket
Untuk memilih CR dan AR yang banyak dijual dibursa aftermarket. Perlu pemahaman produk, kejelian dan ketelitian para pengguna. Ada tips yang perlu menjadi pegangan, diantaranya:
- Pilih yang buatannya rapi, presisi dan material yang bagus. Perhatikan hasil las-las an listriknya. Perhatikan pula material besi yang digunakan. Cari yang memiliki ketebalan besi untuk AR/CR minimal sama seperti standar pabrikan. Untuk CR, perhatikan pula sambungannya. Sering terjadi patah saat digunakan.
- Bearing dan nepel. Banyak produksi aftermarket yang sudah menggunakan bearing bambu dan nepel. Bearing bambu digunakan untuk memperingan gerakan bushing conrod. Bawaan pabrikan tidak menggunakan bearing. Sedangkan Nepel, gunanya untuk menembakan grease (gemuk) secara periodik sebagai perawatan link agar tidak menimbulkan bunyi seperti suara tikus.
- Collar original. Bentuknya seperti bushing, umumnya produk aftermarket untuk AR/CR menggunakan collar dengan kualitas jauh di bawah standar pabrikan. Setelah membeli CR/AR variasi, baiknya tetap gunakan collar CR/AR yang original.
Sebagai acuan, harga conrod dan arm relay untuk produk aftermarket berkisar Rp.150 - 325rb perbagian.
Dampak Penggantian
Setiap penggantian part standar pabrikan pasti memiliki dampak. Ini merupakan bagian konsekuensi logis yang harus bisa diterima oleh pengguna motor. Dampak yang paling terasa adalah monoshock tidak terasa “empuk/lembut”, ini dikarenakan sudut kemiringan monoshock berubah. Selain itu, motor kurang nyaman saat digunakan untuk manuver ditikungan terlebih buritan yang dibuat sangat tinggi/nungging.
Untuk itu, biasakan konsultasi kepada mekanik dan/atau para pecinta Yamaha Scorpio yang tergabung dalam wadah club/komunitas. Umumnya mereka sudah melakukan trial error, ukuran CR dan AR modifikasi yang mana yang tetap merasa nyaman digunakan dan buritan sang 225cc terlihat tidak ceper lagi.
Perawatan Berkala AR dan CR
Biasakan merawat AR dan CR minimal 3 bulan sekali. Copot CR dan AR dari posisinya dan bersihkan menggunakan bensin atau minyak tanah. Setelah selesai, jangan lupa untuk melumasinya kembali dengan grease (gemuk) sebelum dirangkai kembali pada motor. Perawatan ini selain membuat umur CR dan AR lebih panjang, juga menghindari bunyi2an yang tidak enak ditelinga, seperti suara tikus kejepit.
Demikian, selamat mencoba. Kami siap menjadi rekan diskusi anda untuk memilih CR dan AR yang tepat. Koperasi YSCI pun menjual CR dan AR yang dianggap memiliki ukuran ideal.
Salam
Eagle-1
Tags: Add new tag
ison@ mau dong saya CR seperti yang kamu beli, saya di Surabaya, giamana caranya beli.
Saya pernah beli AR dan saya pasang ternyata skok belakang terlalu tinggi, manuver pio jadi gak enak, dan standar (jagang)perlu nyambung.
bro kalo rangka blakangnya kita naikin/di panasin terus di tekuk ke atas dikit ada pengaruhnya ga
Jadi kita ga perlu ganti conro tp masi tetap kelihatan nungging kalo casis /rangka blakangnya di tekuk ke atas
Cukup beli CONROD seharga Rp350rb di Koperasi YSCI 0215481467, 02168634179 or 08161836446
@adit. call aja pak yunanto di koperasi YSC. nanti coba kordinasi, barang bisa dikirim via paket ga ke surabaya. ya coba aja bangun komunikasi via tlp.
Klo mau beli langsung pasang bisa ngga?? Pake shok standart gimana?? Alamatnya dooonk.. sama prizenya kirim via email aja gan di indra82@gmail.com thanks before
@ison= boleh liat picture scorpio nya yang sudah pake CR peninggi skok biar tahu berapa ketinggianya
please kontak Koperasi YSC 0215481467
Sayanglah bro, masa rangka dirubah2 bentuk……cari yang murah dan aman kalo mau dijual lagi motornya yaitu ganti aja AR or CRnya jangan utak atik deh Rangkanya
hubungi koperasi di 5481467 untuk pembelian spareparts
pa, alamatnya di mana ?
sy di bandung
teknisnya gmn, parts tinggal pasang atau perlu tambahan lgi ?
kalau ada minta contact nya yg di badnung
trims
Bro iwan … klu pesan CR utk dikirim ke Bukittinggi - Sumatera Barat bisa nggak … klu bisa tolong dikirim picture nya. Thanks
ada lg problem saat di ganti Connecting Rod atau Arm Relay nya…
yaitu karet yg dibut bantalan rantai cepet habis….
tolong kasih solusinya………
@Bro Zulkiah: ini emang konsekuensi bro. Gara2 nungging akibatnya rantai terus rajin menggerus karet stopper rantai. Solusinya biar awet biasanya pada pake karet teplon………inget2 dah talenan di dapur, nah pake itu tuh
Scorpio saya tahun 2006, kalo dipake sendiri enggak ambles, tapi kalo dipake boncengan baru ambles.
Baru2 ini saya ganti dgn monoshock YSS, ternyata berhasil tidak ambles waktu dipake boncengan.
Tapi kalo dipake sendiri jadi terasa lebih keras daripada monoshock bawaan aslinya. Padahal setelan preload-nya masih di paling lembut. Monoshock ini pake adjustable preload.
Seperti diterangkan di artikel di atas, modifikasi bisa mengubah handling motor karena sudah beda dengan engineering design aslinya. Nah karena panjang monoshock YSS ini sama dengan aslinya, maka tidak mengubah ketinggian dan handling motornya.