Archive for May, 2009

Rear Disc brake alias Cakram Belakang

Thursday, May 7th, 2009

Bawaan rem belakang Yamaha Scorpio sejak diproduksi tahun 2002 hingga 2009 masih mengandalkan model drum (tromol). Rem ini terbilang cukup pakem dan cukup mumpuni sebagai peranti standar pengereman.

rear-brake

Saat ini, rem model tromol semakin kalah pamor dengan rem cakram, seperti yang digunakan kebanyakan oleh motor-motor sport lainnya. Sistem pengereman model cakram untuk roda belakang, dianggap memiliki kelebihan dibanding rem tromol dan memiliki nilai estetika lebih (sporty). Contoh motor yang mengadopsi rem cakram (rear disc brake) yaitu Kawasaki Ninja, Suzuki FXR, Tiger Revo, Suzuki Satria FU dll.

Namun bukan berarti, rem standar Yamaha Scorpio tidak bisa dimodifikasi untuk ikut-ikutan menerapkan rear disc brake. Ikuti terus ulas ini.

(more…)

Solusi Monoshock Ambles

Thursday, May 7th, 2009

Para pengguna Yamaha Scorpio acap kali dikeluhkan oleh monoshock yang semakin ambles. Buritan motor terlihat makin turun (ambles bles), terlebih saat dibawa berboncengan. Inti permasalahan adalah pada monoshock nya yang terlalu empuk dan mudah ambles per-nya. Untuk mengganti Monoshock-nya relatif mahal dan lambat laun akan kembali ambles.

Ada solusi simpel untuk membuat buritan Scorpio kembali tinggi/nungging, yaitu dengan mengganti/memodifikasi Condrod (CR - Rod Connecting) dan/atau Arm Relay (AR). Kedua part ini yang disebut monocross oleh Yamaha.

See picture: Connecting Rod (Pic no.20), Arm Relay (Pic no.13), Collar (Pic 23 dan 16)

Arm Relay (AR), bentuknya seperti segitiga, sedangkan Conrod (CR) bentuknya seperti angka 8 atau kacamata. Modifikasi yang dilakukan adalah memperpendek panjang Conrod, serta menggeser lubang dudukan monoshok pada arm relay. Tujuannya adalah agar posisi monoshock lebih terdorong ke atas, sehingga buritan jadi lebih tinggi.

Yamaha Scorpio Mono Cross

Yamaha Scorpio Mono Cross

(more…)