Bakti sosial YSC Jakarta kepada YPAC Solo, “Jangan kasihani anak cacat”

Press Release

SOLO POS, 27 May 2006

Anak-anak penderita cacat tidak semestinya dikasihani. Pasalnya, mereka justru akan menjadi semakin lemah dalam menghadapi kehidupan jika terus-menerus dikasihani.

 

Laweyan (Espos) - Yang lebih diperlukan oleh anak-anak penderita cacat itu adalah perhatian untuk mendapatkan pendidikan, agar mereka mampu hidup mandiri sesuai dengan kemampuan yang ada pada diri mereka.

 

Demikian dikemukakan Ny Syahrir, pengurus Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) Solo ketika menerima kedatangan 60 orang anggota Yamaha Scorpio Club Jakarta, Jumat (26/5, di Aula Gedung YPAC Solo.

 

Mereka datang untuk menggelar acara bakti sosial, berupa pemberian paket alat-alat sekolah serta paket keperluan mandi dan mencuci. Selain itu, Yamaha Scorpio Club Jakarta juga memberikan sejumlah uang kepada pengurus YPAC sebagai bantuan peningkatan upaya pembinaan anak-anak cacat.

 

Bakti sosial menurut rencana dilanjutkan dengan mengunjungi lokasi pengungsian warga kawasan bahaya letusan Gunung Merapi di Kabupaten Boyolali, Sabtu (27/5) ini.

 

“Pada dasarnya setiap anak cacat membawa potensi diri berupa kelebihan pada satu bidang tertentu. Kelebihan inilah yang harus terus diasah melalui pendidikan dan pembinaan agar suatu hari nanti mampu menjadi bekal bagi si anak cacat untuk mandiri menjalani kehidupan. Dengan bekal kemandirian, anak cacat tidak akan termarjinalkan dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Ny Syahrir.

 

Menurut Ketua Yamaha Scorpio Club Jakarta, R Siswahjono, kegiatan bakti sosial di YPAC Solo dan akan dilanjutkan di lokasi pengungsian warga kawasan bahaya letusan Merapi di Boyolali adalah rangkaian dari kegiatan touring dengan rute Senayan, Jakarta menuju Tawangmangu, Karanganyar.

 

“Setiap tahun kami menggelar acara touring tigakali. Pada setiap kegiatan touring selalu kami se-lipkan acara bakti sosial. Untuk kali ini bakti sosial mengambil lokasi di YPAC Solo. Saya memiliki kenangan tersendiri dengan YPAC Solo, karena pada pelajaran sosial atau IPS waktu saya masih sekolah di SD, YAPC Solo sangat terkenal dan wajib dihapalkan,” papar Siswahjono.

 

Berbagi kasih

Siswahjono menambahkan pemberian bantuan kepada anak-anak cacat binaan YPAC Solo tidak dimaksudkan sebagai ungkapan rasa kasihan.

 

Pemberian bantuan itu semata-mata sebagai ungkapan niat berbagi kasih para anggota Yamaha Scorpio Club Jakarta yang tengah menikmati waktu luang dengan menggelar kegiatan touring bersepeda motor dari Jakarta menuju Tawangmangu.

 

Sebelumnya, terkait dengan perlakuan terhadap para penyandang cacat juga mendapat sorotan dari Koordinator Paguyuban Penyandang Cacat Mandiri Solo, Sunarman, khususnya menyangkut masalah birokrasi (SOLOPOS, 19/5).

One Response to “Bakti sosial YSC Jakarta kepada YPAC Solo, “Jangan kasihani anak cacat””

  1. zainal abidin says:

    salam kenal bro

Leave a Reply